Daagon FC Kalahkan Mortal Combat dengan Skor 4-2
BOLMORA, SULUT – Ketinggalan satu gol diawal babak pertama oleh sontekan pemain tangguh Ronal Gampu, dari tim Mortal Combat Pemkot Manado, dalam pertandingan futsal antar wartawan se-Sulut, Senin (5/9/2016), tak membuat mental tim futsal wartawan perwakilan Kabupaten Bolmong patah semangat.
Tak berselang lama, berkat ketenangan dan permainan cantik yang diperagakan para pemain, tim Daagon FC Bolmong berhasil membalas gol melalui kaki Jerry Dunggio, di menit ke 7. Skor berubah 1-1 untuk kedua tim.
Saling beli serangan pun terjadi, hingga menjurus ke permainan keras oleh tim Mortal Combat. Rendy Lasut, pemain Daagon FC sempat terpancing, hingga ditarik keluar dan digantikan oleh Rulando Manoppo.
Di menit ke 12, Frangky Kota, yang merupakan pemain jebolan Persma Manado berdiri bebas tanpa pengawalan di area kotak penalti tim Daagon FC, dan berhasil memanfaatkan umpan lambung dari arah belakang menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-1 untuk tim Mortal Combat. Hingga peluit panjang dibunyikan jedah turun minum, skor masih tetap 2-1 untuk keunggulan tim Mortal Combat.
Pertandingan dilanjutkan ke 15 menit babak kedua. Kedua tim masing-masing memperagakan permainan apik dengan bola dari kaki ke kaki, namun belum menghasilkan gol tambahan untuk kedua tim.
Guna menambah daya gedor, pelatih Daagon FC Endar Yahya, memasukkan David Hasanudin, menggantikan Fandi Kamaru. Permainan tampak lebih menarik untuk disaksikan. Kedua tim saling serang, hingga pada menit ke 5 babak kedua, Sisman Damopolii, dengan cepat datang dari belakang menyambar bola umpan dari David, yang akhirnya berbuah gol. Skor menjadi 2-2 untuk kedua tim.
Pertandingan semakin seru. Kedua tim terus melancarkan serangan ke kubu lawan. Keasikan menyerang, tim Mortal Combat kembali kebobolan di menit ke 11, melalui kaki David. Sorak sorai pun bergemuruh di bens cadangan Daagon FC, merayakan gol hasil kocekan David, yang sekaligus merubah skor 3-2 untuk Daagon FC.
Pertandingan kembali dilanjutkan. Ketinggalan satu gol, rupanya membuat para pemain Mortal Combat mulai kembali memperagakan permainan keras. Namun pemain Daagon FC tidak mau terpancing dan tetap bermain tenang.
Pelatih Daagon FC kembali melakukan pergantian pemain. Rendy Lasut yang tadinya digantikan Rulando, dimasukkan kembali menggantikan David.
Memasuki akhir babak kedua, Rulando berhasil menyontek bola liar di area kotak penalti Mortal Combat. Gol keempat pun tercipta bagi kemenangan Daagon FC, sekaligus meredam perlawanan Mortal Combat, yang sempat beberapa kali mengganti pemain sepanjang pertandingan. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-2 untuk kemenangan Daagon FC tidak berubah. Hasil ini pun memastikan tim Daagon FC Bolmong lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, para pemain Mortal Combat Pemkot Manado, maupun para offisial tampak puas dengan hasil pertandingan.
Endar Yahya, selaku pelatih Daagon FC, mangaku sangat bersyukur atas kemenagan tim yang diarsitekinya itu.
“Alhamdullillah, kita menag lagi. Mudah-mudahan, kita akan terus melaju hingga ke babak selanjutnya, bahkan ke babak final,” kata Endar, sapaannya.
Sebagaimana dikathui, sebelumnya pada pertandingan pertama futsal antar wartawan se-Sulut yang bertajuk Jurnalis Sulut Futsal Turnamen (JSFT) yang digelar, Sabtu (3/9/2016) akhir pekan lalu, tim Daagon FC Bolmong mempecundangi salah satu tim dari Bolmong Raya (BMR), yakni FC Seru Boltim dengan skor telak 9-0.(gun’s)



