Pemkab Bolmong Berikan Dana Hibah Rp500 Juta untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan di UDK

0
288
Pemkab Bolmong Berikan Dana Hibah Rp500 Juta untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan di UDK
Foto 1: Penyerahan dana hibah oleh Bupati Bolmong kepada Rektor UDK
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memberikan bantuan berupa dana hibah kepada Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) senilai Rp500 juta. 

Penyerahan Hibah ini dilakukan oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow kepada Rektor UDK Agus Supandi Soegoto, bertempat di Kantor Bupati Bolmong, Selasa (31/8/2021).

Penandatanagan berita acara penyerahan dana hibah

Pada kesempatan itu, bupati mengatakan jika Hibah tersebut adalah bentuk komitmen Pemkab Bolmong untuk peningkatan kualitas pendidikan putra putri yang ada di Bolmong Raya (BMR). 

Bupati perempuan pertama di Bolmong setelah dimekarkan  ini juga meningatkan kepada pihak UDK bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan. 

“Jadi ini untuk peningkatan mutu pemdidikan bagi puta putri kita,” tegas Yasti. 

Yasti mengajak semua kepala daerah di wilayah BMR untuk membantu UDK agar bisa terus eksis.

Penandatanagan berita acara penyerahan dana hibah

Mantan anggota DPR RI ini juga berpesan kepada pihak Rektorat UDK, untuk mencari terobosan-terobosan baru agar kampus bisa berlari lebih kencang dalam hal dunia pendidikan. 

“Saya juga sudah ada planning dengan Ibu Tatong Bara agar UDK bisa bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang. Ini demi peningkatan kualitas pendidikan,” tegas dia. 

Sementara itu, Rektor UDK Agus Supandi Soegoto mengatakan, sudah ada tiga daerah di BMR yang memberikan hibah ke UDK. Di antaranya, Pemkot Kotamobagu yang menghibahkan eks kantor Bupati Bolmong untuk dipakai sebagai tempat kuliah. Lalu, Pemkab Bolsel juga memberikan hibah. 

“Dan terakhir dari Pemkab Bolmong yang diserahkan langsung oleh ibu bupati,” ujar Agus.

Foto besama usai penyerahan dana hibah

Ia menambahkan, saat ini UDK sudah tidak lagi berorientasi lokal. Pasalnya, untuk lolos akreditasi harus berorientasi nasional atau internasional. 

“Kedepannya kami juga berencana akan mengganti nama kampus menjadi Universitas Bolmong Raya. Hal ini dimaksudkan agar bisa mewakili lima daerah di BMR,” sebutnya. 

Dia juga berterima kasih atas kepedulian dari Pemkab Bolmong terhadap UDK.

“Semoga kita bisa sama-sama memajukan UDK kearah yang lebih baik,” tandas Agus. 

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here