Laka Lantas di Depan PT Conch, 6 Orang Alami Luka Berat

0
313
Laka Lantas di Depan PT Conch, 6 Orang Alami Luka Berat
Dua kendaraan roda empat terlibat laka lantas di jalur trans sulawesi Desa Solog Kecamatan Lolak
Advertisement

BOLMORA.COM, PERISTIWA – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Desa Inobonto Dua, Kecamatan Inobonto, Kabupaten Bolmong, tepatnya di depan PT Conch. Rabu 25 agustus 2021.

Kendaraan roda empat yang terlibat Laka Lantas yakni, kendaraan Daihatsu GrandMax dengan nomor polisi DB 8942 AO, yang bertabrakan dengan mobil Toyota Agya dengan nomor polisi DM 1154 KA.

Dari pantauan di lapangan, kedua mobil tersebut sudah terlihat rusak parah.

Saat di konfirmasi, Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu mengatakan, dari laporan yang diterima oleh pihaknya ada enam korban yang mengalami luka berat dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

“Informasinya korban ada 6 orang, dan mengalami luka berat,” aku dia.

Nova juga mengatakan jika mobil yang dikendarai para korban melaju dengan sangat kencang.

“Dugaannya karena kecepatannya tinggi, jadi oleng ke dan menabrak mobil dari arah berlawanan,” katanya

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bolmong Iptu Herol Mantiri mengatakan jika satu supir mengalami luka dibagian dahi dan cukup dalam.

“Dari laporan yang kami terima ada satu korban yang terluka cukup berat di bagian dahi,” aku dia.

Berikut data para korban lakalantas di Kabupaten Bоlmоng.

1.    Pengemudi daihatsu GrandMax warna silver DB 8942 AO dikendarai oleh Andi Sucipto Paputungan, (30) warga Desa Solog Kecamatan Lolak.

2.    Penumpang Riski Dilapanga, (23) warga Desa Diat, Kecamatan Lolak.

3.    Pengemudi kendaraan Toyota Ayla DM 1154 KA Ridow Mamahit, (34) warga Desa Sampana, Kecamatan Kotamobagu Timur.

4.    Penumpang yakni Ronal Ponamon, (38) Warga Desa Toroakat.

5.    Penumpang Leri Lukar (37) warga desa Bombanon, Kecamatan Lolayan.

6.    Penumpang Leri muaya (36) warga desa Bombanon Kecamatan Lolayan.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here