TNI AD-US Army Gelar Latihan Gabungan

0
497
Danpussenarmed Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto saat melaksanakan peninjauan terhadap latihan bersama
Advertisement

BOLMORA.COM, NASIONAL — Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) Mayjen TNI Totok Imam Santoso, mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto serta Col Jeffrey A. VanAntwerp, Deputy Commanding General for Operations at the 25 ID (Deputy/Wakil Pangdiv 25 Bidang Operasi), melaksanakan peninjauan terhadap latihan bersama (Latma) Live Fire Exercise (LFX) Garuda Shield 15/2021 di OMIBA Baturaja, Selasa (03/7/2021)

Latma LFX Garuda Shield 15/2021 melibatkan 2 Satuan Yonarmed TNI-AD yaitu Yonarmed 10/Roket dan Yonarmed 15/105mm Tarik serta 2 satuan Armed US Army yaitu 1-94th FAB/Himars dan 2-11 FA/105mm.

Latma kali ini untuk pertama kalinya melibatkan satuan Armed TNI-AD dengan kekuatan 90 personel Yonarmed 10/Roket, 80 personel Yonarmed 15/105mm Tarik, dan keterlibatan pasukan Armed US Army sejumlah 25 personel 1-94th FAB/Himars dan 60 personel 2-11 FA/105mm.

“Alutsista yang digunakan dalam Latma ini berjumlah 4 Roket Astros dan 4 Roket Himars serta 6 Meriam KH178/105mm dan 6 Meriam M119A3/105mm,” kata Danpussenarmed Mayjen TNI Totok Imam Santoso

Menurut Totok, saat ini seluruh alutsista berada di daerah persiapan (DP) armed melaksanakan kegiatan taktis dan administrasi termasuk latihan pendahuluan (Rehearsal).

“Kegiatan akan berlanjut menuju Daerah Steling masing – masing alutsista untuk melaksanakan misi penembakan dengan jarak ke sasaran roket 11,900 meter dan sasaran meriam 10,000 meter serta titik tertinggi Notam terkait lintasan munisi pada ketinggian 5,100 meter,” jelasnya

Dijelaskannya, latma ini bertujuan untuk menjalin persahabatan dan interaksi antara prajurit TNI AD dengan US Army. Latma merupakan salah satu kesempatan dan kepercayaan bagi Korps Armed TNI AD untuk memetik pengalaman latihan bersama tentara kelas dunia. Bagi prajurit Armed sekaligus untuk mengambil manfaat pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasionalkan masing-masing alutsista.

“Selain kegiatan latihan, dilaksanakan pula kegiatan kulturisasi budaya dan olahraga bersama antara US Army dan TNI AD,” ucapnya

Dalam pelaksanaan Latma ini, diterapkan protokol kesehatan yang ketat dan seluruh personel telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 serta melaksanakan swab test sebelum melaksanakan Latihan. (Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here