PPKM Level 3 di Kota Kotamobagu Diperpanjang Sampai 16 Agustus

0
370
PPKM Level 3 di Kota Kotamobagu Diperpanjang Sampai 16 Agustus
Surat Edaran Wali Kota Kotamobagu tentang PPKM Level 3
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Kotamobagu kembali diperpanjang. Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Kotamobagu Nomor: 135/W-KK/VII/2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang mulai berlaku 2 Agustus hingga 16 Agustus 2021 mandatang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kotamobagu, Alfian Hasan mengatakan bahwa, surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Nomor: 440/21.4514/Sekr-Dinkes tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Sulut.

Berikut Suarat Edaran Wali Kota Kotamobagu

Dalam surat edaran wali kota disebutkan, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 21.00 WITA, dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

“Artinya Pemkot Kotamobagu masih memberikan kelonggaran hingga pukul 21.00 dan bukan pukul 20.00 WITA. Untuk usaha restoran, warung makan, rumah makan, cafe, pedagang kaki lima, lapak jalanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan pun jam operasionalnya dilonggarkan hingga pukul 21.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 25 persen. Ini semua dilakukan dengan pertimbangan agar para pelaku usaha masih bisa menjalankan usahanya hingga pukul 21.00,” jelasnya.

Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu juga mengimbau agar Surat Edaran Walikota ini bisa dipatuhi dan dilaksanakan oleh para pelaku usaha yang ada di Kota Kotamobagu. Ini semua dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu.

“Saat ini Kota Kotamobagu sudah kembali masuk zona orange, dengan penerapan PPKM pada level 3. Satgas Covid-19 Pemkot membutuhkan kerjasama dan pengertian semua elemen masyarakat, terutama para pelaku usaha agar kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,” pungkasnya. 

(Nisar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here