Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ansor dan Banser Melaporkan Empat Akun Facebook ke Mapolres Kotamobagu

0
3697
Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ansor dan Banser Melaporkan Empat Akun Facebook ke Mapolres Kotamobagu
Tampak pengurus Banser dan Ansor Kotamobagu saat melapor ke Mapolres Kotamobagu: (foto istimwa)

BOLMORA.COM, HUKRIM Media sosial akhir-akhir ini dipenuhi postingan provokatif yang dilakukan beberapa oknum pemilik akun facebook. Parahnya lagi, akun tersebut cenderung menyerang organisasi Ansor dan Banser.

Di Kota Kotamobagu, postingan tersebut menjadi viral dan sangat merugikan Ansor secara kelembagaan. Postingan disebar oleh beberapa oknum di grup facebook Sahabat Demo Bolaang Mongondow Raya.

Jajaran Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kota Kotamobagu, yang dipimpin Dani Ikbal Mokoginta, bersama Tim Kuasa Hukum PW Ansor Sulut, memilih melaporkan akun-akun facebook tersebut ke Mapolres Kotamobagu, Rabu (28/8/2019).

Menurut Dani, laporan dilakukan karena postingan mendiskreditkan Ansor dilakukan secara masif oleh akun asli dan akun palsu. Jika tidak disikapi, takutnya anggota Banser akan bereaksi sendiri dengan postingan tersebut.

“Kami mengidentifikasi, ada akun Uun Mokodongan, Lukman Mokodompit, Bobby Bob dan Sukmalanda Damopolii, serta dan beberapa akun palsu yang gencar menyerang Ansor. Beberapa anggota kami sudah mengingatkan untuk tertib bermedia sosial, namun mereka justru menantang kami, ya terpaksa kami laporkan,” terang Anggota DPRD Kota Kotamobagu ini.

Dani menambahkan, akun Bobby Bob bahkan dalam postingannya menuding Banser saat ini adalah aliran Komunis.

“Ada juga di postingan lain dari akun berbeda mengatakan, Banser didanai Komunis. Ini Fitnah luar biasa,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP. Gani Fernando Siahaan, MH, saat menerima pimpinan Ansor mengatakan, akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Kapolres mengatakan, memang saat ini Negara sedang siaga hoax, berbagai cara dilakukan untuk adu domba.

“Insiden di Surabaya dan Papua adalah upaya untuk memecah belah bangsa. Postingan di media sosial menjadi ancaman, makanya harus dicegah,” tegas Kapolres di hadapan Tim Kuasa Hukum PW Ansor Sulut dan PC Ansor Kota Kotamobagu.

Laporan dari Ansor kata Siahaan, akan dikirim ke Mabes untuk dicek unsur pelanggaran oleh para ahli.

Kapolres juga meminta pimpinan Ansor meredam anggotanya agar tidak terpancing emosi menanggapi tudingan di media sosial.

(*/Nisar)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here