Site icon Bolmora.com

Wabup Buka Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

Wabup Buka Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

Wabup Boltim Rusdi Gumalangit saat membuka Sosialisasi Penyelenggaraan Pendididkan Keluarga.

BOLMORA.COM, BOLTIM – Peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Demikian dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Drs. Rusdi Gumalangit, saat membuka sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga, di Desa Togid Kecamatan Tutuyan, Rabu (21/8/2019). 

Dia mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak lepas dari peran keluarga, pemerintah dan masyarakat. 

“Lingkungan keluarga sangat berpengaruh dan berperan besar pada kemajuan anak,” terang Rusdi.

Dia yakin bahwa perilaku dan karakter anak terbentuk lewat kebiasaan di lingkungan keluarga, karena anak-anak memiliki lebih banyak waktu di lingkungan keluarganya. 

“Sehingga itu, para orang tua diharapkan tidak menyerahkan peranan itu sepenuhnya kepada pemerintah saja,” tuturnya.

Keluarga, tambahnya, sangat berperan dalam rangka melakukan sosialisasi, bahkan internalisasi nilai-nilai pendidikan. 

“Pendidikan keluarga harus dilaksanakan utamanya dalam bentuk bantuan, bimbingan, penyuluhan dan pengajaran sesuai potensi masing-masing anak. Kalau kualitas mereka saat ini baik, maka yakinlah kualitas para pemimpin nanti juga akan baik terutama dalam sisi moral,” jelas Rusdi lagi.

Sementara, Kasubdit Kemitraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan RI, Drs. A Hendra Sudjana M.Ed, menuturkan selain lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan, keluarga mempunyai peran penting dalam pendidikan anak untuk mewujudkan generasi emas Indonesia.

“Kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak dengan optimal,” terangnya.

Terinformasi, program kemitraan antara Kementerian Pendidikan dan Kebuyaan Republik Indonesia (RI) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim itu melibatkan 75 orang peserta mulai dari Kepala Sekolah tingkat Paud, SD, SMP, Pengawas, TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta unsur Dinas Pendidikan kabupaten.

(Ayax Vay)

Exit mobile version