BOLMORA, BOLMUT – Bertempat di ruang rapat kantor Bapelitbang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sekretaris Daerah (Sekda) Asripan Nani, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Analisis Sektor Unggulan Wilayah Kerja Sama Utara-Utara Sulawesi.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jendral Kerja Sama Utara-Utara Sulawesi Fachrudin Zain Olilingo.
Dalam kesempatan meberikan sambuta Fachrudin mengatakan bahwa, FGD ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi sektor yang diunggulkan pada masing-masing kabupaten yang menjadi anggota dalam kerja sama Utara-Utara Sulawesi. Tujuannya, untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak (stakeholder) dalam memperkuat hasil analisis dan sebagai referensi tambahan dalam menetapkan sektor unggulan tersebut.
“Intinya dalam mewujudkan tujuan dari kerja sama utara-utara ini, maka perlu dimatangkan sektor strategis mana yang menjadi unggulan di setiap daerah, sehingga dalam implementasinya dapat sesuai dengan harapan,” kata Fachrudin.
Sementara itu Bupati Bolmut Depri Pontoh, dalam sambutan yang dibacakan Sekda Bolmut menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang telah berkontribusi terhadap kegiatan yang strategis ini.
“Diharapkan melalui FGD ini dapat memperkuat sekaligus menjadi referensi dalam membangun sektor-sektor unggulan di Kabupaten Bolmut,” imbuh Asripan.
Terkait dengan potensi daerah, Kabupaten Bolmut memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah, baik sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan dan kelautan serta pariwisata yang menjadikan daerah ini sangat prospektif dalam menunjang pembangunan di berbagai sektor makro dan mikro.
“Keunggulan (potensi) ini patut dioptimalkan pemanfaatannya. Tentunya harus ditunjang dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki daya saing maupun manajemen pengelolaan yang baik,” pungkas mantan Kepala Bappeda Bomut ini.(irf)
