BOLMORA, KOTAMOBAGU – Tahun 2016 ini Kota Kotamobagu kembali masuk dalam nominasi peraih penghargaan palkat Wahana Tata Nugraha (WTN), setelah pada tahun 2015 lalu mendapatkan penghargaan serupa dari Kementerian Perhubungan RI.
Pantauan BOLMORA.COM , Senin (29/8/2016), tim penilai WTN dari Kementerian Perhubungan RI yang diketuai Yusuf Nugroho, turun langsung melakukan penilaian kelayakan penerima penghargaan di berbagai bidang dan kategori. Penilaian dilakukan mulai dari ruas jalan Ahmad Yani Kota Kotamobagu.
Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubparkominfo) Kota Kotamobagu Moch Agung Adati mengatakan, optimis Kota Kotamobagu bisa kembali meraihpenghargaan WTN seperti tahun lalu. “Kotamobagu bisa. Saya optimis kita akan kembali meraih penghargaan WTN,” ucap Agung.
Menurutnya, penghargaan WTN merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan RI yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada seluruh daerah di Indonesia, guna meningkatkan sarana dan prasarana jalan, mendorong meningkatkan sistem transportasi menjadi lebih baik, melakukan pembenahan organisasi dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).
“Penghargaan WTN ini juga diberikan kepada kabupaten/kota yang dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan dinilai baik, juga memiliki peran dalam perwujudan peningkatan kualitas pelayanan transportasi perkotaan. Mengingat, mobilitas orang dan barang yang terus meningkat sehingga perlu diimbangi dengan penyediaan infrastruktur transportasi yang memadai agar arus perjalanan orang dan barang dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” jelas papa Fatur sapaan akrab Agung.
Seperti diketahui, WTN adalah penghargaan pemerintah pusat untuk tertib lalu lintas dan angkutan Jalan. Penghargaan WTN diberikan sesuai dengan bidang dan kategori. Antara lain, berupa sertifikat WTN, plakat WTN, piala WTN kategori lalu lintas, piala WTN kategori angkutan, piala WTN kencana, piala WTN wiratama, piala WTN wiratama kencana, dan piala WTN wira karya.(me2t)
