BOLMORA.COM, BOLMONG – Dalam mensejahterakan rakyatnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) terus menyalurkan berbagai bantuan. Mulai dari bantuan pangan hingga bantuan bibit dan pupuk dibagikan secara cuma-cuma.
“Masing-masing kita berikan 20 kilogram benih jagung lengkap dengan pupuk, insya allah bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik baiknya oleh masyarakat,” kata Taufik Mokoginta saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/07/2020).
Ia mencontohkan, jika capaian dalam 1 hektar dan produksinya 10 ton saja hasil panennya dengan harga jual minimal tiga ribu rupiah, maka dalam 120 hari kedepan saat panen setiap petani bisa menghasilkan Rp.30 juta rupiah.
“Nah kalau target sasaran areal kita 10.000 hektare dan dikali 30 juta, berarti dalam 4 bulan kedepan hasilnya ada sekitar 300 Miliar. Ini luar biasa menurut saya,” ungkap Taufik menjelaskan.
Kata Taufik, jika bantuan itu betul-betul ditanam dan dikelola dengan benar, maka ia meyakini apa yang menjadi harapan Bupati Yasti, tentang realisasi atas bantuan yang diberikan untuk kesejahteraan masyarakat petani bisa terwujud. Menurut Taufik, Pemkab Bolmong dibawah pimpinan Bupati Kabupaten Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sudah benar-benar memperhatikan dan menyiapkan kebutuhan rakyatnya dalam hal ini petani dengan memberikan bantuan full.
“Ini bukan hanya sentuhan dari Bupati Yasti, melainkan pelukan kasih sayang,” terang Taufik.
Ia juga mengimbau kepada setiap penerima bantuan bibit dan pupuk agar jangan sekalipun menjual belikan bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah.
“Menurut saya terlalu naif jika petaninya masih saja berpikir untuk menjual bantuan itu apalagi saat ini di tengah kondisi pandemi Covid-19, seharusnya menjadi kesadaran bahwa ujian dari tuhan ini harus disikapi sikap yang baik, sampai saat ini kita tetap berharap apa yang sudah menjadi planning dari pemkab bisa berhasil di empat bulan kedepan,” tandas dia.
(Agung)
