Besok, Pemkot Kota Kotamobagu Gelar Lomba Masamper

0
301
Besok, Pemkot Kota Kotamobagu Gelar Lomba Masamper
Lomba Masamper yang akan diikuti 18 tim se-Sulawesi Utara
Advertisement

BOLMORA, KOTAMOBAGU — Bisa dipastikan Sabtu (21/7/2018) besok, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) bekerja sama dengan Komunitas Masyarakat Nusa Utara, bakal menggelar lomba Masamper, yang akan diikuti 18 tim se-Sulawesi Utara.

Ketua Panitia Lomba Masamper Didi Manarap mengatakan, saat ini pihaknya tengah merampungkan segala persiapan jelang gelaran lomba masamper besok.

“Persiapan ini semua sudah hampir rampung.Tinggal menunggu hari H pelaksanaan,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai hasil teknikal meeting yang dilaksanakan pihaknya beberapa waktu lalu, saat ini ada 18 grup yang siap meramaikan lomba masamper ini.

“Ada 18 tim semua yang mendaftar.Dari Bitung 3 tim, Manado 10 tim, Minahasa Selatan 2, Bolaang Mongondow 2 dan Kotamobagu 2. Mereka ini yang ikut technical meeting dengan kami,” terangnya.

Ia menambahkan, rencana pelaksanaan lomba masamper ini, akan dimulai pukul 19.00 Wita, bertempat di Lapangan Boki Hotinimbang, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat.

“Acaranya itu direncanakan mulai dari pukul 19.00 Wita sampai dengan selesai. Bisa-bisa acaranya itu semalam suntuk,” tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan kebudayaan ini, dapat menjadi perhatian seluruh masyarakat Nusa Utara yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR), untuk sama-sama bangkit mengembangkan budaya ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, dapat memotivasi grup-grup masamper yang ada di Bolmong raya bangkit untuk bersama-sama mengembangkan budaya ini. Paling tidak kita bisa bersaing sampai di Manado dengan membawa nama daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Agung Adati menerangkan, dalam kegiatan lomba masamper ini, pihaknya hanya sebagai fasilitator penyelenggaraan lomba masamper, yang akan digelar masyarakat komunitas Nusa Utara.

“Kita sebagai pemerintah hanya memfasilitasi sebagaimana kegiatan lain, seperti Cap Go Meh dan Monuntul. Sebab, nantinya ini akan menjadi event promosi pariwisata budaya di daerah,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya event kebudayaan ini, dapat memotivasi baik masyarakat lokal ataupun pendatang untuk mengembangkan kebudayaan mereka.

“Mudah-mudahan akan lahir lebih banyak lagi event-event seni budaya, baik lokal maupun dari masyarakat pendatang.Karena, nantinya ini bisa menjadi salah satu event yang dapat mendatangkan wisatawan dari dalam negeri ataupun manca negara,” imbuhnya.(me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here