Anak Wawali Kota Kotamobagu Bakal Dipecat dari PNS

0
10256
Disiplin Kerja OPD di Bolmong Dievaluasi
Kepala Bidang Disiplin Fasilitasi Profesi dan Informasi Aparatur BKPP Abdussalam Bonde

BOLMORA, BOLMONG – Setelah menjatuhkan hukum disiplin pemberhentian dengan tidak hormat kepada salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berinisial MS (Pegawai Kominfo), kali ini Pemkab Bolmong bakal kembali memberikan hukuman disiplin lagi kepada PNS.

Menariknya, PNS yang bakal dipecat tersebut merupakan anak Wakil Wali (Wawali) Kota Kota Kotamobagu 2013-2018, berinisial BD aloias Budi yang bekerja di instansi Dinas Perumahan dan Pemukiman (DPP) Bolmong.

“Iya, kita sudah dua kali layangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan, tapi hingga kini tak ada balasan atau jawaban darinya,” ujar Kepala BKPP Bolmong Umarudin Ambah, Senin (16/7/2018).

Menurutnya, tujuan pemanggilan kepada PNS tersebut yakni, untuk dimintai keterangan. Pasalnya, PNS tersebut tak pernah masuk kantor lagi sebanyak 74 hari kerja. Sementara aturan kerja PNS, 47 hari berturut-turut tak pernah masuk kantor tanpa keterangan otomatis langsung diberikan hukuman disiplin.

“Kami juga tak segan-segan  memberikan sanksi. Apalagi PNS tersebut melakukan pelanggaran berdasarkan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN,” terang Umarudin.

Sementara itu, Kepala Bidang Disiplin Fasilitasi Profesi dan Informasi Aparatur BKPP Abdussalam Bonde menjelaskan, yang bersangkutan sudah tak pernah masuk kantor sejak bulan Februari lalu. Kalau dihitung, sudah 74 hari kerja tak pernah masuk kantor tanpa keterangan.

“Kita tinggal melakukan pengajuan pejabat pembina kepegawaian (PPK), karena yang bersangkutan tak pernah lagi masuk kantor,” kata Abdussalam.

Pejabat asal Doloduo ini juga menambahkan, sebelumnya Budi diberikan sanksi hukuman disiplin penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun. Namun, setelah menjalani hukuman yang bersangkutan justru tak ada kabar.

“Sesuai aturan Ia akan dijatuhkan hukuman disiplin pemberhentian dengan tidak hormat. Pemberian sanksi ini berdasarkan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN. Sehingga itu, Ia akan dikenakan sanksi berat yakni pecat,” imbuh Adul.

Tim: BOLMORA.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here