Dikira Lumba-lumba, Warga Inobonto Berfoto dengan Paus Pembunuh

0
27567
Dikira Lumba-lumba, Warga Inobonto Berfoto dengan Paus Pembunuh
Bayi ikan paus pembunuh yang terdampar dan jadi mainan warga untuk berfoto selfie

BOLMORA.COM, BOLMONG – Sebuah fenomena unik terjadi di Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Rabu (24/6/2020). Seekor ikan dengan panjang sekitar 2 meter terdampar di pesisir pantai.

Menurut kesaksian warga, itu pertama kali mereka melihat ikan besar terdampar di sana.

Yang unik, ikan tersebut enggan kembali ke laut lepas. Terhitung 10 kali diantar ke tengah laut, tapi ikan tersebut balik lagi ke peisir.

Setiap kali balik ke pesisir, ikan itu bermain main. Rabu siang, tampak ikan tersebut dikerumuni anak-anak. Mereka berebutan memeluk, dan meraba kulitnya. Ada pula warga dewasa yang nekat nyebur untuk selfie bareng.

“Dia terdampar dini hari tadi,” kata Mahmud, seorang warga.

Dia mengaku, seumur hidup belum pernah melihat ikan seperti itu. Pesisir itu pun setahunnya belum pernah di darati lumba- lumba.

“Ini baru kali pertama,” ucapnya.

Mahmud merasa heran dengan tingkah si ikan. Dibawa ke laut lepas, tapi kembali lagi.

Yul, seorang warga lain mengatakan, banyak warga yang mengaitkan kedatangan ikan itu dengan gempa bumi.

“Tapi saya pikir itu keberuntungan bagi kami,” kata dia.

Warga yang mengira ikan tersebut lumba-lumba, bermain main dengan ikan itu. Anak anak memeluk, membelai serta mengangkatnya.

Bahkan ibu ibu yang selfie bersama ikan tersebut.

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Dr.Ir. Suria Darwisito, MSc membeber, ikan tersebut bukan lumba-lumba melainkan Paus Orca atau Paus pembunuh.

“Dari ciri cirinya itu paus orca,” kata dia.

Sebut dia, kemunculan Paus Orca adalah sebuah fenomena unik. Untuk pertama kalinya paus pembunuh terdampar di Sulut.

“Ikan tersebut biasanya hidup di daerah empat iklim, bukan di iklim tropis,” kata dia.

Ia menduga ikan tersebut terdampar karena pergeseran arus atau pengaruh  gempa bumi. Akibatnya, sensor paus tersebut terganggu.

“Jadinya ia cenderung untuk bunuh diri,” kata dia.

Informasi yang dihimpun, Paus orca adalah hewan predator. Meski demikian, ia tergolong ramah dengan manusia.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here