Pasca PSBB, Pemkab Buol Bentuk Tim untuk Mengawasi Pusat Perbelanjaan

0
863
Pasca PSBB, Pemkab Buol Bentuk Tim untuk Mengawasi Pusat Perbelanjaan
Suasana rapat kerja Pemkab Buol
Advertisement

BOLMORA.COM, BUOL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rapat kerja, bertempat di Sekertariat Satgas Covid-19, di aula Dishub Buol, Rabu (17/6/2020).

Rapat kerja yang dipimpin Asisten I Setda Buol Ir. Supangat, didampingi Kadis Perindagkop Djupri Manto tersebut untuk membahas teknis dan strategi pengawasan penerapan protokol kesehatan di pusat-pusat perbelanjaan.

Hasil rapat menyimpulkan bahwa, pembentukan tim khusus terdiri atas staf dan diketuai langsung oleh pimpinan SKPD masing-masing, untuk ditempatkan di pusat perbelanjaan, seperti pasar dan toko.

Tugas tim ini untuk mengawasi pemilik toko atau para pedagang di pasar, baik pasar dalam kota maupun pasar mingguan di desa dan kecamatan agar bisa menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona, dimasa transisi darurat pasca PSBB. 

Selama pengawasan, tim juga akan memberikan pembinaan kepada pedagang atau pemilik usaha untuk selalu menerapkan protokol kesehatan selama memberikan pelayanan kepada pembeli. 

Kepada Bolmora.Com, Kadis Perindagkop Buol Djupri Manto mengatakan, pembentukan tim berdasarkan hasil evaluasi. Pasalnya, masih ada sejumlah pedagang pasar, juga pemilik toko ditemukan tidak sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan setelah PSBB berakhir. 

“Mungkin mereka berpikir, setelah PSBB selesai protokol kesehatan juga selesai. Kondisinya seperti itu yang kita lihat, pemahaman ini yang akan kita edukasi lagi kepada para pedagang pasar dan pemilik toko,” terang Djupri Manto.

Dia menambahkan, sedianya jika mengacu kepada ketentuan aturan yang ada, pemilik usaha dapat dikenakan sanksi berupa penutupan tempat usaha.

“Namun, untuk saat ini kita hanya akan memberikan peringatan, selanjutnya sanksi jika masih melanggar,” sebut Djupri.

Sebelumnya, Asisten I Ir Supangat, berharap rapat kerja tidak saja berakhir secara seremoni, tapi segera ditindaklanjuti dengan kerja-kerja nyata sesuai hasil kesepakatan bersama. Sehingga, target tercapai secara maksimal. 

“Sebelum kita akhiri pertemuan ini, tolong habis jam sekarang, apa yang kita bicarakan sama-sama kita tindak lanjuti, supaya lebih efektif dan hasilnya maksimal,” tandas Supangat.

(*/Syarif) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here