BOLMORA, KOTAMOBAGU – Tim Balai Besar (BB) Veteriner Maros Sulawesi Selatan melakukan uji sampel terhadap unggas yang diduga terserang virus Asian Influensa (AI) atau yang lebih dikenal dengan Flu Burung.
Drh. Fitri Amaliah, salah satu dokter hewan dari BB Veteriner Maros mengatakan, informasi adanya dugaan Flu Burung mereka dapatkan dari media online BOLMORA.COM.
Baca: Diduga Flu Burung, Puluhan Unggas di Motoboi Kecil Mati Mendadak
“Tim dari BB Maros bersama tim dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebenarnya bertujuan ke Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk turun memeriksa unggas yang sudah positif terkena virus AI, dan setelah membaca berita Media Online BOLMORA.COM, kami berlanjut ke Kota Kotamobagu guna engambil sampel darah uggas untuk diperiksa,” ungkap drh. Fitri Amaliah, yang didampingi oleh tim dari Sulut drh. Justinus H. Prabowo.
Dia menerangkan, hasil uji terhadap unggas tersebut nanti akan diketahui beberapa hari ke depan.
“Tugas BB Veteriner adalah melaksanakan pengamatan dan pengidentifikasian diagnosa, pengujian veteriner dan produk hewan,serta pengembangan teknik dan metode penyidikan, diagnosa dan pengujian veteriner. Nantinya, hasil dari pengujian sampel darah yang kami ambil ini akan di kitim ke Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu,” ujar drh. Fitri.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu Samsul Hidayat Lasena menyampaikan bahwa, pemeriksaan unggas tersebut merupakan lanjutan pemeriksaan yang telah dilakukan pihaknya beberapa hari yang lalu.
“Jumlah unggas yang mati beberapa hari lalu ada 37 ekor, dan yang kita uji dengan Rapidtest dua bangkai dengan hasil negatif. Tapi, akan lebih sempurna lagi jika sampel darah sisa unggas yang masih hidup ini diuji di laboratorium kesehatan hewan,” pungkas Samsul.(me2t)
