BNPB Verifikasi Penanganan Tanggap Darurat di Bolmong

0
318
Kepala BPBD Kabupaten Bolmong Canny Wayong
BNPB Verifikasi Penanganan Tanggap Darurat di Bolmong
Advertisement

BNPB Verifikasi Penanganan Tanggap Darurat di Bolmong

BOLMORA, BOLMONG – Longsor yang terjadi di jalan akses Pinoigaluman-Doloduo (Pindol) yang biasa digunakan warga di dataran Dumoga bersatu menuju ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), tampaknya menuai perhatian serius Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Buktinya, Jumat (24/06/2016) pekan lalu, BNPB yang terdiri dari Deputi Bidang Penanganan Darurat Tri Budiarto, Kabid Penanganan Darurat Soehendra Hamin, dan Kasie Tanggap Darurat Abdul Muin Paputungan, mengunjungi langsung lokasi longsor tersebut.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong Canny Wayong, tim yang dipimpin langsung Deputi Bidang Penanganan Darurat, selain meninjau langsung sejumlah lokasi tanah longsor, juga melakukan verifikasi kondisi tanah di beberapa titik rawan longsor di ruas jalan yang menghubungkan Desa Pinogaluman dan Dumoga.

“Verifikasi yang dilakukan BNPB sebagai dasar untuk penanganan tanggap darurat bencana. Mereka (BNPB) mengambil data titik-titik rawan longsor di ruas jalan Pindol,” kata Canny, Senin (27/06/2016) sore tadi.

Dikatakannya, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat atas bencana yang terjadi di wilayah Bolmong.

“Kita patut bersyukur karena ada perhatian dari pemerintah pusat terhadap bencana yang terjadi di Bolmong. Meski yang terjadi boleh dibilang bencana skala kecil,” ucapnya.

Dijelaskannya, memang waktu terjadi longsor akses jalan tersebut sempat putus dan tidak bisa dilalui, karena material tanah, batu dan pepohonan menutupi badan jalan. Namun, saat itu juga tim reaksi cepat BPBD langsung turun ke lokasi untuk membersihkan timbunan material.

“Di wilayah itu memang sering terjadi bencana longsor. Tanah di daerah tersebut labil, sehingga saat hujan deras biasa terjadi longsor,” ujar Canny.

 

Meski saat ini akses jalan Pindol sudah bisa dilalui, tapi pihaknya mengimbau agar warga yang melintas tetap waspada, karena tanah longsor masih berpotensi terjadi.

“Kita berharap warga tetap waspada agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.(gun’s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here