21 Terduga Pelaku Penganiayaan Anggota Linmas di Desa Lripubogu Jalani Proses Hukum di Polres Buol

0
901
21 Terduga Pelaku Penganiayaan Anggota Linmas di Desa Lripubogu Jalani Proses Hukum di Polres Buol
Tampak 21 orang terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, pada Hari Raya Idul Fitri, Minggu (24/05/2020) kemarin. Tengah menjalani Rapid Test di halaman Mapolres Buol, Senin (25/05/2020) sebelum dilakukan proses pemeriksaan hukum lebih lanjut

BOLMORA.COM, HUKRIM – Buntut tindakan anarkis yang diduga dilakukan warga Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, pada hari pertama Idul Fitri, yang viral di media sosial facebook, saat ini sudah ditangani dan diproses oleh Kepolisian Resor (Polres) Buol.

Pantauan BOLMORA.COM, tampak ada 21 orang terduga yang diamankan di Polres Buol, untik menjalani pemeriksaan.

Kapolres Buol AKBP Wawan Sunarwirawan mengatakan, pihaknya melalui jajaran Kepolisian Sektor (Polsek), sejak pemberlakuan PSBB di wilayah Kabupaten Buol, hampir setiap saat melakukan imbauan kepada masyarakat terkait anjuran pemerintah, untuk membatasi segala bentuk aktivitas yang menyebabkan berkumpulnya orang, guna memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Imbauan kami termasuk menyampaikan surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), untuk melakukan Salat Idul Fitri di rumah saja,” ujar Wawan, kepada Bolmora.Com, Senin (25/5/2020).

Menyikapi peristiwa yang terjadi, Kapolres menegaskan pihaknya akan melakukan proses hukum terhadap para pelaku penganiayaan. Pastinya sesuai Undang-undang dan prosedur hukum yang berlaku.

“Memang sangat disayangkan jika pemahaman masyarakat tentang tujuan pembatasan aktivitas di masa penerapan PSBB harus dilanggar. Apalagi sampai berujung pada tindakan anarkis, yang pastinya harus bersentuhan dengan proses hukum,” kata orang nomor satu di Polres Buol ini.

AKBP Wawan Sunarwirawan menyebut, pihaknya sudah mengamankan para terduga pelaku tindakan anarkis dalam peristiwa yang terjadi di Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, Minggu (24/05/2020) kemarin.

“Saat ini para terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Buol, untuk kemudian menjalani pemeriksaan terkait motif terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anggota Linmas, yang videonya sudah viral dan beredar luas di media sosial,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, sejauh ini belum ada yang ditetapkan tersangka, para terduga baru menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

“Proses pemeriksaan masih berlangsung. Nanti selesai pemeriksaan baru akan ada penetapan tersangka. Kita tunggu saja hasilnya,” tandasnya.

Sebelum dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut, para terduga pelaku dalam insiden tersebut juga diwajibkan menjalani rapid test sebagai upaya pencegahan terjadinya penularan virus corona melalui transmisi lokal.

“Sambil menunggu hasil rapid test yang sudah dilakukan oleh tim medis, para terduga pelaku masih kami tahan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya,” imbuh Wawan.

Sebelumnya diberitakan, dalam video berdurasi sekitar 21 detik yang sempat menjadi konsumsi dan pusat perhatian pengguna medsos, tampak jelas bahwa telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh warga terhadap anggota Linmas, yang diketahui merupakan Satgas Covid-19 di Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).

(Irfan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here