BOLMORA, KOTAMOBAGU – Kecamatan Kotamobagu Selatan sepertinya ke depan akan menjadi wilayah penghasil buah-buahan di Kota Kotamobagu. Bagaimana tidak, semua desa dan kelurahan di kecamatan tersebut diwajibkan untuk menanam buah-buahan yang bernilai ekonomis.
Pun saat ini program tersebut sudah mulai jalan. Buktinya berdasarkan pantauan, di Desa Kopandakan I semua warganya dibagikan bibit buah mangga oleh pemerintah desa setempat, untuk ditanam dipekarangan rumah. Program tersebut muncul pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu. Yang mana, kecamatan ini mengajukan untuk menjadi wilayah penghasil buah unggulan.
Camat Kotamobagu Selatan Hamdan Mokoagow mengatakan, program ini mewajibkan desa dan kelurahan harus memiliki tanaman buah-buahan.
“Contoh Desa Poyowa Besar I dan II, di sana akan dikembangkan buah durian. Jadi, semua masyarakat menanam minimal dua pohon durian. Untuk bibitnya disediakan oleh pemerintah desa. Nanti beberapa tahun ke depan, akan ada buah durian khas Poyowa Besar. Begitu juga di Desa Kopandakan I, akan dikembangkan buah mangga,” ungkap Hamdan, Rabu (23/5/2018).
Menurutnya, desa dan kelurahan lain juga akan disiapkan bibit, tapi bukan durian, melainkan buah lainnya.
“Sehingga ke depan, kalau cari buah-buahan semua ada di Kotamobagu Selatan,” terangnya.
Ditambahkan, untuk pengadaan bibit di tiap desa sudah diusulkan ke Dinas Pertanian, karena di tiap kelurahan tidak ada anggarannya.
“Kalau di desa, pengadaan bibit dianggarkan lewat dana desa. Sedangkan untuk di kelurahan akan dibantu oleh Pemkot melalui Dinas Pertanian,” tutup Hamdan.(me2t)
