Penekanan Angka Kemiskinan Masih Jadi Program Unggulan DP-SYAH

0
247
Advertisement

Penekanan Angka Kemiskinan Masih Jadi Program Unggulan DP-SYAH

Bolmora – Boroko

Jelang tiga tahun nahkodai Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), pasangan Depri Pontoh dan Suriansyah Korompot (DP-SYAH) tetap fokus pada program penggulangan kemiskinan di daerah-nya. Program tersebut tidak hanya sampai tahun 2016, tapi  akan terus berkelanjutan hingga akhir masa jabatan pasangan top eksekutif yang dipilih rakyat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2013 ini. Meski demikian, bukan berarti program lain diabaikan.

“Semua program akan seiring sejalan. Namun, yang lebih diprioritaskan adalah pengentasaan angka kemiskinan,” ucap Bupati Depri Pontoh, belum lama ini.

Pada penyusunan program pembangunan dan kemasyarakatan tahun 2017 nanti, penanggulangan kemiskinan akan dilakukan lewat prioritas pembangunan daerah yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar warga miskin, pemantapan pemberdayaan ekonomi warga miskin, pemantapan penurunan angka pengangguran, dan peningkatan aksebilitas kualitas serta kuantitas sarana dan prasarana infrastruktur.

”Selain itu, program peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan hingga peningkatan ketahanan pangan (pertanian, peternakan dan perikanan) juga akan dilaksanakan. Tujuannya agar kemiskinan di daerah akan semakin berkurang, sebagai indikasi kian sejahteranya masyarakat,” kata Pontoh.

Diakui Papa Adit sapaan akrabnya, sejak dipercayakan rakyat menjadi bupati, dirinya bersama Wakil Bupati Suriansyah Korompot, berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan.

“Alhamdulillah, program yang dilaksanakan mampu menanggulangi persoalan kemiskinan dengan baik. Pada tahun 2013 misalnya, angka penduduk miskin masih berjumlah 9 ribu jiwa. Nah, pada tahun 2014 tinggal 6 ribu jiwa. Dan terakhir pada tahun 2015, jumlah penduduk miskin yang terdata tinggal 4 ribu jiwa. Artinya, program yang kita lakukan berhasil menekan angka kemiskinan dari tahun ke tahun,” paparnya.

Dengan memantapkan program pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan ekonomi masyarakat di tahun 2016 hingga 2017 mendatang, diharapkan angka kemiskinan akan semakin berkurang. Sehingga, daya saing daerah dari segi kesejahteraan rakyat akan lebih tampak.

“Jika program ini berhasil, Bolmut bisa menjadi daerah yang mandiri, sejahtera dan berbudaya,” tambah Pontoh.(mg-03/gm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here