Nasib Honda K2 di Bolmong Seakan Dianak Tirikan

0
273
Advertisement

Nasib Honda K2 di Bolmong Seakan Dianak Tirikan

Bolmora – Bolmong

Meski ada yang sudah puluhan tahun mengabdi, tapi nasib Honorer Daerah (Honda) Kategori II (K2) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), hingga sekarang belum juga ada kepastian dari pemerintah pusat. Bahkan, nasib mereka seakan dipupuskan dengan adanya pengangkatan tenaga bidan dan dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat terkait pengangkatan itu, seakan-akan nasib kami dianak tirikan. Karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda terkait nasib kami,” keluh salah satu pegawai Honda K2 di Setda Bolmong, yang meminta namanya tak dikorankan.

Ia menambahkan, seharusnya BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Bolmong harus menjadi penyambung aspirasi ke pemerintah pusat, soal nasib para Honda K2 yang ada di daerah.

“Setidaknya BKD lebih serius dalam memperjuangkan nasib kami. Kenapa tenaga lain bisa kami tidak?. Harusnya itu menjadi catatan penting bagi BKD dalam menyuarakan aspirasi kami di pemerintah pusat. Apalagi, ada rekan-rekan kami yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun,” ujarnya.

Ia berharap, secepatnya BKD Bolmong bisa menyuarakan aspirasi tersebut.

“Paling tidak nasib kami harus ada titik terang. Karena sampai saat ini nasib kami masih terkatung-katung,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, melalui Kepala BKD Drs Zainudin Paptungan mengatakan, pihaknya terus melakukan lobi ke pemerintah pusat soal nasib tenaga Honda K2 tersebut.

“Sambil melakukan lobi, kita masih sementara menunggu Juknis (Petunjuk Teknis) dari pemerintah pusat terkait pengangkatan tenaga Honda K2,” ujar Zainuddin.

Dikatakannya, pihak BKD sudah beberapa kali mendatangi kantor Kemenpan-RB untuk menanyakan soal pengangkatan tenaga Honda menjadi CPNS.

“Kalau upaya itu (konsultasi) sudah beberapa kali kami lakukan. Dan saat ini kami masih menunggu kabar dari mereka,” ujarnya.(mg-02/ady)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here