Pencairan Dana Desa Tahap 2 Harus Berdasarkan PMK Nomor 40 Tahun 2020

0
2025
Pencairan Dana Desa Tahap 2 Harus Berdasarkan PMK Nomor 40 Tahun 2020
Kasubid Pembinaan Keuangan Daerah dan Desa, Adi Mokoagow
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Seluruh Desa di Kota Kotamobagu sudah melakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama pada beberapa hari lalu.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu melalui Kasubid Pembinaan Keuangan Daerah dan Desa, Adi Mokoagow pencairan Dana Desa tahap 1 terakhir pada 14 April 2020.

“Terakhir yang melakukan pencairan adalah Bilalang 1, Pontodon Timur, Pontodon, Sia, Moyag Induk pada 14 April 2020,” ungkap Adi, Rabu (22/4/2020).

Dirinya menerangkan total Dana Desa untuk tahap 1 di 15 Desa se-Kotamobagu Rp 9.009.658.600.

“Untuk pencairan tahap 2, ada perubahan dan harus berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40 tahun 2020. intinya untuk Dandes diprioritaskan untuk penganggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat dalam rangka untuk menangani stabilitas sistem keuangan akibat dampak Pandemi Corona,” terang Adi.

Berikut penjelasan singkat tentang BLT Dana Desa bagi pemerintah desa berdasarkan PMK 40 Tahun 2020

1. Pemerintah Desa WAJIB menganggarkan dan melaksanakan BLT Dana Desa (Psl 23A ayat 2), jika tidak menganggarkan BLT Dana Desa maka akan dikenakan SANKSI berupa PENGHENTIAN PENYALURAN Dana Desa Tahap III pada Tahun berjalan (Pasal 47A ayat 1) dan pemotongan Dana Desa 50% (ayat 2).

2. Penetapan sasaran BLT DD berdasarkan Peraturan Kepala Desa (Perkades) (Psl 24 ayat 1 huruf c.3).

3. Dana Desa Tahap I diprioritaskan untuk BLT Dana Desa (Pasal 24A ayat 1c).

4.  Dana Desa Tahap I, II, III yang belum salur dapat disalurkan per bulan untuk kepentingan BLT Dana Desa (pasal 24A dan 24B).

Sumber : BPKD Kotamobagu
(Me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here