Pemerintah Daerah Siapkan Bantuan Untuk Masyarakat Bolmong

0
212
Tahlis Ajak Doakan Warga Kota Kotamobagu yang Terpapar Covid-19
Sekda Bolmong Tahlis Gallang

BOLMORA.COM, BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tengah menyiapkan diri untuk skenario pembatasan wilayah. Mulai dari mobilitas orang dan kendaraan yang masuk ke Bolaang Mongondow Raya (BMR) pun dibatasi.

Kondisi ini diberlakukan menyusul ada kesepakatan dari 5 kepala daerah se-Bolmong Raya, guna mengantisipasi penyebaran Covid 19 yang semakin meluas.

Untuk itu, Pemda Bolmong langsung menggelar rapat bersama seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), guna membahas pergeseran anggaran yang difokuskan ke dua sektor, diantaranya yakni ketahanan pangan dan sektor kesehatan.

Sebagaimana disampaikan oleh Sekda Bolmong, Tahlis Gallang. Ia mengatakan, untuk dua sektor itu akan digenjot selama masa tanggap darurat Covid-19 berlangsung.

“Untuk penguatan ketahanan pangan langkah pertama adalah pengadaan cadangan pangan daerah dalam bentuk gabah atau beras,” ujar sekda.

Ditambahkan sekda, bahwa pemanfaatan pekarangan oleh kelompok wanita tani akan diberdayakan. Menopang hal tersebut Pemkab Bolmong akan menyiapkan bantuan bibit sayur mayur dan juga pupuk.

“Petani juga diberdayakan. Dengan diberikan anggaran pengadaan bibit dan pupuk, demplot juga akan dibuat oleh pemerintah,” kata dia.

Dijelaskannya, pihaknya menambah alokasi untuk bantuan PKH yang dikelola Dinas sosial. Sekda menyatakan, anggaran yang digeser tersebut juga diperuntukkan untuk tenaga medis.

“Kita akan adakan APD dan peralatan kesehatan lainnya serta memberi insentif bagi tenaga kesehatan,” kata dia.

Untuk bidang UMKM, Pemkab Bolmong akan mendorong usaha pembuatan masker oleh kelompok usaha kecil. Tak hanya itu, sektor perikanan juga jadi perhatian. Bibit ikan akan dibagikan.

“Alat tangkap juga akan diberi kepada nelayan,” kata dia.

Menurut dia, anggaran yang digeser tersebut bersumber dari perjalanan dinas yang dipangkas, pembatalan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Kegiatan bimtek juga ditiadakan.

“Kegiatan bersifat perencanaan ditiadakan,” katanya.

Sebut dia, ada tujuh dinas penerima anggaran tersebut. Semuanya merupakan garda depan lawan Covid 19.

“Ada rumah sakit, dinas kesehatan, ketahanan pangan, pertanian, perkebunan, perikanan dan sosial,” kata dia.

Mengenai berapa jumlah anggaran yang digeser, Sekda mengaku, pihaknya masih menghitung.

Wakil Bupati Bolmong Yanny Tuuk mengatakan, Bolmong kini sedang panen hingga persediaan pangan alami surplus.

“Beras dan jagung kita sementara panen, jadi stok pangan cukup,” kata dia

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here