Akibat Belum Ditempati, Rusunawa Bolmong Mulai Rusak

0
230
650 Rumah di Bolmong Diperbaiki
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bolmong Dadang Nugroho
Advertisement

BOLMORA, BOLMONG – Rumah Susun Sewa (Rusunawa) tiga lantai yang ada di Desa Lalow, Kecamatan Lolak dibangun sejak tahun 2014 yang menggunakan dana APBN, sudah mulai rusak dan tidak layak untuk dihuni.

Pantauan dilapangan, kerusakan Rusunawa bantuan dari Kementerian PUPR RI tersebut kebanyakan berada pada plafon ruangan. Hal ini dikarenakan ada beberapa atap yang bocor.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Bolmong Dadang Nugroho mengatakan, penggunaannya masih menunggu hibah dari Kementerian PUPR.

“Hibah dari Kementrian PUPR terkendala sertifikat tanah Rusunawa, yang sampai sekarang masih dalam proses. Tidak hanya itu, kunci rusunawa juga belum juga kami terima sampai sekarang,” ungkapnya, Kamis (19/4).

Dikatakan, tahun 2017 ada revitalisasi (Perbaikan) dari Kementerian PUPR RI.

“Tahun lalu memang ada pemeliharaan dari Kementerian PUPR RI, tapi kondisi di lapangan plafonnya mulai rusak, bahkan ada yang jatuh,” ujar Dadang.

Ia juga berharap, sebelum dilakukan penyeraha, pihaknya meminta agar rusunawa diperbaiki oleh pihak ketiga.

“Jika diserahkan dalam keadaan rusak seperti yang sekarang, pastinya harus ada anggaran untuk memperbaiki fasilitas Rusunawa tersebut. Sedangkan, di Dinas PKP tidak ada anggaran untuk memperbaiki Rusunawa tersebut,” jelasnya.

Adapun besaran sewanya belum bisa ditentukan, karena harus ada Peraturan Bupati (Perbup) yang masih dalam proses pembahasan dan menunggu Surat Keputusan (SK) dari bupati.

“Biaya sewa Rusunawa pastinya tidak memberatkan penghuninya. Dan saya pastikan, biyayanya nanti berkisar dari Rp250.000, sampai Rp500.000,” pungkas Dadang.(agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here