MANADO – Kompetisi Liga 4 Indonesia Sulut 2025/2026 resmi bergulir di Stadion Klabat, Manado, Jumat (27/3/2026). Ajang ini langsung menyedot perhatian publik dan menjadi momentum penting pembinaan sepak bola di Sulawesi Utara.
Bupati Franky Donny Wongkar turut menghadiri pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah. Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dalam mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari daerah.
Gubernur Yulius Selvanus secara resmi membuka Liga 4 Indonesia Sulut 2025/2026 melalui tendangan perdana dari titik tengah lapangan Stadion Klabat.
Setelah seremoni pembukaan, panitia langsung menggelar pertandingan ekshibisi antara tim Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Sulut Legend FC. Laga tersebut menjadi pembuka atmosfer kompetisi yang kompetitif sekaligus hiburan bagi penonton.
Ketua Panitia Pelaksana, Fighter Aprilian, mengungkapkan bahwa Liga 4 Indonesia Sulut 2025/2026 akan menghadirkan total 28 pertandingan.
Rangkaian laga tersebut mencakup:
- Fase penyisihan
- Babak lanjutan
- Hingga semifinal
Kompetisi ini melibatkan sekitar 225 atlet dari 12 klub, yang siap bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Pembukaan Liga 4 Indonesia Sulut 2025/2026 berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati Stadion Klabat dan memberikan dukungan langsung kepada tim-tim yang berlaga.
Atmosfer pertandingan yang hidup menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola lokal. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan bakat dan meningkatkan pengalaman bertanding.
Dengan komposisi peserta yang merata, Liga 4 Indonesia Sulut 2025/2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian talenta baru di Bumi Nyiur Melambai.
Kompetisi ini memiliki peran penting untuk:
- Menemukan bibit pesepak bola berbakat
- Meningkatkan kualitas kompetisi lokal
- Memperkuat ekosistem sepak bola daerah
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J. Mailangkay, bersama jajaran pemerintah provinsi dan kepala daerah kabupaten/kota.
Hadir pula Ketua Umum KONI Sulawesi Utara, Bonifacius Jerry Waleleng, unsur akademisi, perbankan daerah, serta panitia penyelenggara.
Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat sinergi dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Sulawesi Utara.
