BOLMORA.COM , BOLTIM – Buyat adalah wilayah ujung paling timur Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Pada perayaan hari besar Islam Idulfitri seperti ini, selain perayaan lebaran ketupat yang dibuat cukup meriah, ada juga tradisi unik masyarakat setempat yang mulai dilaksanakan saat lebaran hari kedua.
Tradisi ini dinamakan silaturahmi keliling kampung. Pada hari pertama berkeliling, diawali oleh kaum pria yang sudah berkeluarga, dilanjutkan pada hari berikutnya oleh ibu-ibu dan terakhir pada hari selanjutnya oleh para muda-mudi, serta anak-anak.
Rute silaturahmi bersama ini, diawali dengan berkumpul di rumah sangadi pada sekitar pukul 08:00 WITA, kemudian dilanjutkan berjabat tangan atau Minal Aidin di rumah-rumah warga.
“Tradisi ini sudah sejak lama kita terus laksanakan setiap lebaran,” Ungkap Sangadi Buyat 1, Chandra Setiawan Modeong, Minggu (22/3/2026).
Dirinya menjelaskan, setiap rumah akan didatangi oleh warga untuk bersalaman dalam rangka perayaan Idulfitri.
“Silaturahmi massal ini dilaksanakan se-Buyat bersatu, namun setiap warga di enam desa ini hanya bersilaturahmi di wilayah desa masing-masing. Semua rumah kita datangi, walaupun pada lebaran hari pertama sudah bersalaman namun tetap harus didatangi kembali. Hari kedua lebaran ini dimulai dengan bapak-bapak, besok giliran ibu-ibu kemudian dilanjutkan oleh kaum muda dan anak-anak,” Jelas Chandra.
Dirinya berharap, tradisi ini akan terus terjaga dan dilaksanakan pada Idulfitri tahun-tahun berikutnya.
“Insya Allah kita semua bisa dipertemukan lagi dengan Idulfitri tahun depan, agar seluruh masyarakat bisa kembali bersilaturahmi bersama seperti ini,” Tutup Chandra. (RG)
