Pintu Puskesmas Disegel Warga, Pelayanan Kesehatan di Tanoyan Terganggu

0
125
Pintu Puskesmas Disegel Warga, Pelayanan Kesehatan di Tanoyan Terganggu.
Akses masuk Puskesmas Tanoyan disegela warga. Rabu (27/3)/Foto: Agung

BOLMORA.COM, BOLMONG – Puluhan masyarakat Desa Tanoyan, melakukan aksi penutupan jalan masuk puskesmas. Aksi ini dilakukan warga, karena mempertanyakan sebab pemindahan salah seorang ASN, yang bertugas di puskemas tersebut.

Akibatnya, aktifitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanoyan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tadi pagi pun terganggu pada Rabu (27/3)

Beruntung, aksi penutupan ini, cepat direspon oleh Pemerintah Kabupaten Bolmong, melalui Kepala Dinas Kesehatan Sahara Albugis, yang turun langsung kelokasi, untuk membangun komunikasi agar menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya tadi dari Desa Werdhi Agung, saya langsung ke Puskesmas Tanoyan, untuk meninjau kondisi bangunan tersebut, yang terinformasi sudah disegel warga,” ucap Sahara.

Sesampainya di Puskesmas Tanoyan, dirinya langsung menemui para tenaga kesehatan yang ditugaskan di kantor tersebut.

“Memang ada banyak tenaga medis yang sudah ke rumah dinas dokter, karena ketakutan dengan aksi itu. Tetapi saya tetap memberikan semangat kepada mereka, seraya menyebut kalau proses pelayanan kesehatan ke masyarakat harus tetap berjalan normal seperti biasa,” katanya

Soal pelayanan kesehatan ke masyarakat, Sahara mengatakan tadi siang Puskesmas Tanoyan tetap melakukan proses pelayanan, meski di tengah aksi dari sekelompok warga tersebut.

“Ada 1 warga yang tadi datang ke Puskesmas Tanoyan untuk berobat. Disitu memang sempat terjadi adu mulut antara warga yang sakit dan mereka yang menggealar aksi. Akhirnya, para warga yang menggelar aksi tersebut membuka puskesmas tetapi hanya 3 orang yang bisa masuk yakni 1 dokter dan 2 perawat, untuk memberikan pelayanan kepada mereka yang sakit tersebut. Setelah itu, puskesmas mereka tutup kembali,” jelasnya

Sahara pun dalam kesempatan tersebut menghimbau kepada warga yang menggelar aksi penyegelan terhadap kantor Puskesmas tersebut, untuk tetap bisa memberikan ruang pelayanan terhadap para petugas medis yang ditugaskan di Puskesmas tersebut.

“Kami berharap masyarakat bisa memberikan ruang kepada kami untuk tetap menjalankan aktifitas pelayanan kesehatan kepada warga yang akan datang berobat ke Puskesmas. Sebab, Puskesmas ini fasilitas publik, yang digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga juga,” imbaunya. (Agung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here