Isu Penculikan Anak di Kotamobagu Hanya Hoax?
BOLMORA, HUKRIM – Isu penculikan anak di Kota Kotamobagu yang menjadi pembicaraan hangat beberapa hari ini dibantah oleh Wakapolres Bolmong Kompol Apri Wibowo.
“Kasus kemarin yang terjadi di Kelurahan Matali sudah kami periksa, dan sementara didalami. Tapi dari hasil pemeriksaan awal, dapat kami simpulkan bahwa tidak ada penculikan,” ungkap Apri, saat hearing bersama Pemkot Kotamobagu dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu.
Alasan pihak Polres mengatakan bahwa penculikan anak di Matali itu adalah tidak benar atau Hoax, adalah berdasarkan hasil visum yang ada.
“Hasil visum dari anak tersebut tidak ada tanda-tanda kekerasan. Padahal menurut keterangan ibu dari anak tersebut terjadi tarik menarik antara ibu tersebut dengan si pencuri. Dari situ kita simpulkan bahwa berita penculikan tersebut tidak benar, dan untuk selanjutnya kita akan dalami apakah ada motif lain di kasus tersebut,” jelasnya.
Di lain pihak, Ketua DPRD Kota Kotamobagu Ahmad Sabir, mengimbau agar masyarakat Kota Kotamobagu jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang belum pasti kebenarannya.
“Tapi kita harus waspada, jangan juga lengah karena kejahatan ada di mana saja dan bisa terjadi kapan saja saja, apalagi menyangkut kabar bahwa organ tubuh manusia dihargai dengan miliaran rupiah. Bisa saja orang baik menjadi jahat, dan yang jahat menjadi lebih jahat. Jadi perlu kewaspadaan kita bersama,” cetus Om Ilo, sapaan akrab Ahmad Sabir.(me2t)



