Kabar baik bagi aparatur negara. Pemerintah menargetkan pencairan THR PNS 2026 pada awal Ramadan, lebih cepat dari pola sebelumnya yang biasanya dibayarkan mendekati Idulfitri.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan alokasi anggaran mencapai Rp55 triliun untuk ASN, TNI, dan Polri.
Cair Lebih Awal dari Biasanya
Biasanya THR dibayarkan sekitar 10 hari sebelum Lebaran. Namun pada 2026, pemerintah mengubah skema agar THR PNS 2026 masuk rekening sejak awal puasa.
Kalender hijriah memperkirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kebijakan ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat sejak awal bulan ibadah.
Komponen Lengkap THR
Mengacu PP Nomor 11 Tahun 2025
Struktur pembayaran THR PNS 2026 terdiri dari beberapa komponen utama:
- gaji pokok
- tunjangan keluarga
- tunjangan pangan
- tunjangan jabatan atau tunjangan umum
- tunjangan kinerja
ASN daerah memperoleh skema serupa yang disesuaikan kemampuan fiskal daerah.
Rincian Gaji Pokok PNS
Besaran gaji pokok mengikuti PP Nomor 5 Tahun 2024.
Golongan I
Rp1,6 juta – Rp2,9 juta
Golongan II
Rp2,1 juta – Rp4,1 juta
Golongan III
Rp2,7 juta – Rp5,1 juta
Golongan IV
Rp3,2 juta – Rp6,3 juta
Tunjangan Melekat Ikut Dibayar
Selain gaji pokok, komponen THR PNS 2026 mencakup:
- tunjangan pasangan 10%
- tunjangan anak 2%
- tunjangan pangan Rp72.420
- tunjangan jabatan
- tunjangan kinerja
Golongan IV Terima Terbesar
Golongan IVa hingga IVe diperkirakan menerima nominal paling besar. Estimasi THR mulai Rp3 juta hingga Rp7,8 juta, bahkan bisa melampaui Rp18 juta setelah ditambah tunjangan jabatan struktural.
