BOLMORA.COM, SULUT – Tepat pada 12 Februari 2023, kepemimpinan OD-SK (Ollly Dondokambey-Steven O.E Kandouw) genap berusia tujuh tahun, sejak dilantik oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) sebagai Gubernur dan Wakil Gunernur Sulut (Sulawesi Utara) untuk periode kedua, pada medio 12 Februari 2021.
Berkaitan dengan hal tersebut, pada Senin (13/2/2023), dilaksanakan ibadah bersama di lingkungan Pemprov Sulut sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas kegenapan tujuh tahun kepemimpinan pasangan OD-SK.
Ibadah syukur yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado itu dipimpin Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Sulut Pdt Lucky Rumopa, dihadiri Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur, Sekprov Steve Kepel, para asisten dan kepala OPD serta ASN Pemprov Sulut
Ibadah yang berlangsung sederhana dan penuh kidmat ini dipimpin Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa, dihadiri Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur, Sekprov Steve Kepel, para asisten dan kepala OPD serta ASN Pemprov Sulut.
Momen ini juga, turut ditayangkan lewat Live on YouTube Pemprov Sulut.
Sebagaimana diketahui, gaungan ‘Sulut Hebat’ yang terus dimasifkan oleh OD-SK di sejumlah sektor tidak lain berkat visi keduanya, yaitu Sulawesi Utara Maju dan Sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik.
Sedangkan misi OD-SK di antaranya peningkatan kualitas manusia Sulut, penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan pariwisata dan jasa, pembangunan infrastrukutur dan perluasan konektivitas, pembangunan daerah yang berkelanjutan dan pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas antar daerah.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat memberikan sambutan yang didampingi Wakil Gubernur Drs Steven O. E. Kandouw mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dukungan selama kepemimpinan keduanya.
“Semua yang telah kita lakukan selama tujuh tahun, semua yang telah kita peroleh adalah merupakan kasih dan berkat Tuhan, yang ke depan perlu dijawab dengan konsistensi, serta kerja dan karya yang lebih baik lagi,” ucap Gubernur Olly.
Gubernur Olly menambahkan selama tujuh tahun kepemimpinannya bersama Wagub Kandouw, berbagai pembangunan di sejumlah sektor berhasil dan sukses dibuat untuk kemajuan daerah.
“Kita berhasil menjaga dan membuat perekonomian daerah di Sulawesi Utara tetap tumbuh positif, bahkan saat diterjang pandemi. Kita berhasil mengurangi angka kemiskinan, termasuk pengangguran, melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Kita pun berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari berada pada angka 71,05 di tahun 2016 menjadi 73,81 di tahun 2022,” tambahnya.
Lanjut Gubernur Olly, Pemprov Sulut juga sukses dalam menyelenggarakan setiap agenda pemerintahan, bahkan dalam menjadi tuan rumah dalam berbagai agenda strategis berskala nasional dan internasional, dengan kondisi masyarakat aman, rukun dan damai.
“Ini banyak dipengaruhi, karena konsistensi kita terus menghadirkan semangat hidup bersama di tengah masyarakat, dalam kesadaran bahwa “Torang Samua Ciptaan Tuhan”, yang kita inisiasi sejak tahun 2016, tujuh tahun yang lalu,” lanjutnya.
Menurut Gubernur Olly Dondokambey, di balik kesuksesan-kesuksesan dan keberhasilan yang telah diraih, diakui ada juga kekurangan berhasilan yang harus diperbaiki di waktu yang akan datang.
“Inilah kehidupan, walaupun kita selalu berusaha berbuat yang terbaik, namun pasti masih ditemui kendala dan masalah yang secara cepat harus diperbaiki,” ucapnya.
Gubernur Olly pun meminta, pada momentum ini kiranya seluruh komponen pemerintah daerah, kabupaten/kota, TNI/Polri, tokoh agama dan lapisan masyarakat untuk tetap memperkuat dan memepererat persatuan.
“Kiranya momentum ini akan semakin mempererat persatuan dan kebersamaan kita dalam membangun daerah, sehingga ke depannya progres pembangunan di Sulawesi Utara akan semakin baik, dan pada muaranya kita semua mampu membawa daerah Sulawesi Utara menjadi semakin hebat, semakin maju dan sejahtera, serta tetap eksis sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik,” pintanya.
Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan bersama Sekretaris dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, dan Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemprov Sulut.
(Gmn)
