Usai Disuntik Vaksin, Ini Kata Kapolres Buol

0
47
Ini Pesan Kapolres Buol Usai Disuntik Vaksin
Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, saat menerima vaksinasi tahap pertama di hari ketiga, bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Buol,Rabu (03/02/21). Foto : Syarif
Advertisement

BOLMORA.COM, BUOL – Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Buol, telah masuk hari ketiga, Rabu (03/02/21). Proses pemberian vaksin menyasar pejabat publik. Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo adalah penerima vaksinasi perdana di hari ini.

“Alhamdulillah vaksinasi sudah bisa saya laksanakan dengan baik dan kondisi saya sampai saat ini masih segar bugar dalam keadaan sehat tidak ada gejala sama sekali dan tidak ada efek samping yang lain yang saya rasakan,”terang Dieno Hendro usai menerima vaksinasi.

Kapolres berharap, masyarakat di Daerah itu tidak takut melakukan vaksinasi. Masyarakat juga diharap berpesan aktif mendukung serta mensukseskan program vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi.

“Jadi mari kepada seluruh masyarakat kabupaten Buol jangan ragu-ragu untuk di vaksin. Tidak usah khawatir, tidak usah ragu-ragu untuk di vaksin, vaksin ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah kita. Mari  sukseskan vaksinasi,”himbau Kapolres.

Pelaksanaan vaksinasi sendiri berlangsung di halaman kantor Dinkes Buol. usai Kapolres Buol, penerima vaksin berikutnya adalah Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, Kemudian Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Purnomo Mener disusul Kepala Dinas Pertanian dan pihak TNI.

Pantauan Bolmora.Com, pelaksanaan vaksinasi dimulai dari proses registrasi di meja pendaftaran. Kemudian dilakukan screening kesehatan. Pada tahap ini dilakukan pengukuran suhu dan tensi hingga wawancara riwayat penyakit calon yang akan vaksin.

Setelah melalui beberapa tahapan tersebut. Calon penerima vaksin yang dinyatakan memenuhi syarat langsung disuntik vaksin oleh petugas vaksinasi yang telah ditunjuk.

Sedangkan bagi calon penerima yang tidak memenuhi syarat proses suntik vaksin ditunda. Diantaranya, Sekab Buol Muhammad Suprizal Yusuf serta sejumlah pimpinan OPD terpaksa tidak dilakukan vaksinasi karena terkendala hasil screening kesehatan.

(Syarif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here