Jargon ODSK Jadi Istilah Tren di Kalangan Warga Bolmong

0
305

BOLMORA.COM, BOLMONG — Sebutan ODSK kini menjadi tren dikalangan masyarakat Bolaang Mongondow. Jargon ODSK sendiri merupakan singkatan dari Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, yang tidak lain adalah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Jargon ini bahkan digunakan pemerintah sebagai program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

Menariknya, jargon ODSK justru semakin menjelma menjadi berbagai istilah yang sering diplesetkan positif di berbagai macam kegiatan.

Seperti yang terjadi dalam acara Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1441 H, dan Harla Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) ke – 39, yang dirangkaikan dengan acara tasyakuran 4 tahun kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) di lapangan depan kantor Bupati Bolmong, Lolak, Sabtu (21/2/2020) sore.

Dalam hajatan yang dihadiri puluhan ribu umat Islam se Sulut. Ketua panitia penyelenggara tiba-tiba menyebutkan jargon ODSK dengan singkatan Optimalisasi Dakwah Satukan Komitmen.

Entah sebutan itu dilakukan secara spontan ataupun tidak, namun saat dilontarkan ke publik, justru mendapat apresiasi dari kalangan peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Terlebih Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Dia langsung setuju dan menjadikan topik pembukaan di kata sambutannya.

“Optimalisasi Dakwah Satukan Komitmen? Bahasa ini sangat pas untuk menunjukkan betapa pentingnya pembangunan spiritual selain pembangunan infrastruktur, ” ujar Olly.

Menurutnya Dakwah itu perlu, dan masyarakat harus betul-betul kaya iman dan pendidikan serta kaya akan berkat Tuhan.

Di sisi lain, Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya membeberkan kepanjangan ODSK dengan sebutan lain.

ODSK adalah Orang Desa Sahabat Kami,” kata Yasti.

Sebut Yasti, masyarakat yang datang dalam acara semuanya berasal dari desa. Semua ingin melihat pemimpin Sulut yang kepemimpinnya telah dirasakan.

“Dari desa kita lanjutkan,” kata Yasti.

Dari ucapan Bupati Yasti tersebut, malah berkembang menjadi sebutan lainnya. Hal ini merambah hingga ke dunia maya di Media Sosial.

“Orang Desa Semakin Kuat” tulis sejumlah warga dalam medsos.

(Agung).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here