Jeifi Gelar Reses di Kecamatan Dumoga Timur

0
144
Anggota DPRD Bolmong Jeifi Jacqlin Mamangkey saat gelar Reses di Desa Mogoyunggung, Dumoga Timur

BOLMORA.COM, BOLMONG — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow (Bolmong) Jeifi Jacqlin Mamangkey (JJM) gelar reses di kediamannya Desa Mogoyunggung 1, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, Jumat (21/2/2020) siang.

Reses dihadiri ratusan warga beberapa desa di Kecamatan Dumoga Timur. Hadir pula Camat Dumoga Timur Joutje Tumalun serta Ketua Komisi 1 DPRD Bolmong Marthen Tangkere yang bertindak sebagai pendamping.

Reses berlangsung dalam  suasana interaktif. Warga antusias melempar pertanyaan. 
Beberapa pertanyaan kritis juga dilontarkan warga.

Disinilah srikandi cantik ini menunjukkan kelasnya. Ia menjawab pertanyaan warga dengan tangkas dan langsung ke intinya.

Ini merupakan pengalaman pertama Jeifi menggelar reses. Tak nampak ada kecanggungan. Ia bak politisi yang sudah makan asam garam. 

“Saya tak hanya berada di kantor dewan tapi turun ke SKPD untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, ” beber dia.

Ada yang unik dalam reses tersebut. Jeifi memberi coklat kepada para penanya. 

Hal itu merupakan wujud kasih sayangnya kepada konstituen. Beberapa warga mengaku puas dengan reses tersebut.

“Semua masukan kita beroleh saluran yang tepat, salut untuk ibu Jeifi,” kata  seorang warga Desa Tonom.

Jeifi kepada wartawan mengatakan,  akan mengawal dan mendukung usulan yang sudah disampaikan dan memiliki rangking di tingkat kecamatan. “Apa lagi usulan yang masuk dalam rangking di tingkat kecamatan, tentunya adalah yang prioritas dan berkaitan langsung dengan kepentingan umum, ” ucapnya Politisi Golkar ini.

Jeifi menerangkan, dirinya memiliki enam skoring yang dapat mendukung usulan yang disampaikan oleh desa di tingkat Kecamatan “Masing masing anggota DPRD itu memiliki enam usulan. 

“Saya akan melihat mana yang skala prioritas di desa dan berhubungan langsung dengan kepentingan umum ini yang akan saya perkuat lewat Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, ” sambung Jeifi.

Selain itu ia berharap agar setiap usulan yang disampaikan harus dipastikan terlebih dahulu tidak terdapat permasalah di lapangan “Meskipun sudah masuk dalam rangking tetapi persyaratan teknis tidak mendukung, agak sulit untuk terakomodir. 

Persyaratan teknis ini berkaitan dengan verifikasi lapangan, contohnya pembangunan jalan atau gedung sekolah, tentunya lahan harus bisa dipastikan tidak ada masalah, ” jelas Jeifi.

(Agung).

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here