Ketambahan Meteri Baru, Penguji UKW Wajib Ikut ToT

0
273
Ketambahan Meteri Baru, Penguji UKW Wajib Ikut ToT
Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan

BOLMORA.COM,NASIONAL– Peningkatan terhadap kualitas Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terus dilakukan oleh Dewan Pers Republik Indonesia. Mewujudkan hal tersebut, Dewan Pers memerintahkan 27 Lembaga Penguji untuk kembali mengikuti Training of Trainer (ToT).

ToT ini diwajibkan kepada para penguji/asesor UKW, terkait adanya penambahan materi baru dalam system UKW, tentang etika dan hukum terkait dengan produk jurnalis.

Hal dikatakan oleh Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan. Ia mengatakan para penguji kompetensi, akan diuji pemahannya tentang UUD Pers dan Kode Etik Jurnalis, ditambah UUD Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) serta Pedoman Pemberitaan Ramah Anak, juga Pedomean Media Siber.

“Para peserta Uji Kompetensi Online/Streaming, selain memahami apa yang ada pada platform media cetak, harus juga memahami Pedoman Media Siber,”ujar Kamsul, Jumat (21/2/2019).

Dikatakannya lagi, bahwa seiring berkembangng zaman, wartawan sekarang bukan hanya sekedar memahami Kode Etik Jurnalis (KEJ), karena sejumlah pasalnya telah usang.

Sebagai contohnya, Kamsul menerangkan, pada Pasal 1 dan Pasal 3 KEJ diinterupsi oleg Pedoman Pemberitaan Media Siber, sedangkan sebagian Pasal 5 KEJ dikoreksi oleh Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.

“Difinisi anak dan ruang lingkup anak yang dimaksud diperluas. Perubahan ini harus dipahami oleh asesor. Itu Sebabnya, Dewan Pers memerintahkan 27 Lembaga Penguji untuk ikut ToT kembali,”ungkap Kamsul.

Ditambahkannya, bahwa untuk  pelatihan ToT wartawan PWI akan dilaksankan di Park Hotel Cawang Jakarta hari ini, dan diikuti 161 asesor dari diseluruh Indonesia sesuai kouta yang ada.

“Alhamdulillah, pesrta ToT UKW PWI sudah memenuhi kouta sebanyak 161 peserta, yang datang dari seluruh wilayah di Indonesia. Mereka terdiri dari asesor yang sudah pernah menguji, calon asesor juga yang sedang magang,”ujarnya.

Kamsul Hasan juga menjelaskan, Lembaga Penguji yang tidak mengikuti ToT  kembali, maka tidak diperkenankan untuk melakukan pengujian UKW, dan apabila dalam waktu 2 tahun berturut-turut tidak melaksanakan pengujian, akreditasinya sebagai lembaga akan dibatalkan.

Penulis; Wandy Rotu

(Sumber: Hasan Kamsul)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here