Site icon Bolmora.com

Bentrok di Depan Rudis Wali Kota Antara Masyarakat dengan Anggota TNI dan Polri Tak Terelakan

Bentrok di Depan Rudis Wali Kota Antara Masyarakat dengan Anggota TNI dan Polri Tak Terelakan

bentrok anatara sekelompok masyarakat dan petugas gabungan TNI dan Polri, dalam simulasi pengamanan Pemilu

BOLMORA.COM, PERISTIWA – Bentrok antara masyarakat dan petugas gabungan dari TNI/Polri tak terelakan, saat ratusan masyarakat menggelar aksi demo di depan rumah dinas (Rudis) Wali Kota Kotamobagu, Sabtu (2/2/10).

Tampak petugas gabungan dari Komando Distrik Milliter (Kodim) 1303/Bolmong dan Kepolisian Resor (Polres) Kota Kotamobagu, kewalahan menghadapi keberingasan para pendemo.

Para pendemo melempari petugas dengan botol air mineral dan batu. Aksi tersebut ternyata adalah simulasi atau gambaran pengamanan jika terjadi bentrok pada Pemilihan legislative (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) April 2019 mendatang.

Dalam simulasi ini, sekelompok massa melakukan demo karena tidak terima dengan adanya kecurangan oleh petugas yang berada di Tempat Pemunggutan Suara (TPS), sehingga berujung Bentrok.

Komandan Kodim (Dandim) 1303 Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono mengatakan, pihaknya akan selalu siap untuk mengamankan dan menyukseskan Pemilu 2019.

“Tentunya, pihak TNI dan Polri selalu bersinergitas untuk mengamankan Pemilu dengan sebaik mungkin. Agar pesta demokrasi akan berjalan dengan baik dan aman. Jika ada permasalahan kita selesaikan di lapangan, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan jika kita bersama,”tegas Dandim

Di kesempatan yang sama, Kapolres Kota Kotamobagu AKBP Gani F. Siahaan SIK, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota yang telah menyukseskan simulasi ini.

“Itulah gambaran yang nantinya kita lakukan jika terjadi di Pemilu nanti, dan bagaimana teknis kepolisian mengamankanya. Jika  tidak mampu, kita akan di bantu oleh TNI dalam menciptakan situasi kantibmas yang kondusif,” pungkasnya.

(nisar)

Exit mobile version