BOLMORA.COM , BOLTIM – Besaran anggaran yang dikucurkan perintah pusat lewat program Dana Desa berkurang pada tahun 2022 ini, termasuk juga di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara.
Namun, pengurangan Dana Desa dari pemerintah pusat tersebut tidak berpengaruh besar terhadap program rencana kerja beberapa desa di Boltim, karena berhasil mendapatkan tambahan dana Alokasi Kinerja dari pemerintah pusat.
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Hendra Tangel, dana Alokasi Kinerja diperuntukkan untuk desa yang dinilai mempunyai kinerja terbaik dalam pengelolaan Dana Desa.
“Tambahan anggaran yang disebut Alokasi Kinerja merupakan hadiah pemerintah kepada desa yang memiliki hasil penilaian kinerja terbaik. Penilaian tersebut berdasarkan pengelolaan keuangan desa, pengelolaan Dana Desa, capaian keluaran (output) Dana Desa, dan capaian hasil pembangunan desa,” Ujarnya, Senin (17/1/2022) kemarin.
Dirinya menerangkan, dari 81 desa di Boltim, hanya 13 desa mendapatkan Alokasi Kinerja dari perintah pusat sebesar Rp 241.906.000 pada tahun 2022 ini.
“13 desa yang mendapat dana Alokasi Kinerja adalah Dodap, Dodap Pantai, Tombolikat Selatan, Paret, Matabulu, Modayag Barat, Purworejo Timur, Bangunan Wuwuk Timur, Pinonobatuan, Motongkad Selatan, Atoga, Molobog dan Guaan,” Terangnya.
Hendra berharap, desa lainnya bisa mengikuti jejak 13 desa ini agar mendapatkan dana Alokasi Kinerja.
“Kami berharap, tahun depan desa yang mendapatkan Alokasi Kinerja bisa lebih banyak lagi,” Harapnya.
(RG)
