BPKD Bolmut Gelar Bimtek Aplikasi FMIS Next-G

0
516
BPKD Bolmut Gelar Bimtek Aplikasi FMIS Next-G
Foto bersama Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena, dan jajaran, serta BPKP perwakilan Sulut
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMUT – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumberdaya aparatur pengelola keuangan daerah, guna melaksanakan penatausahaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 melalui aplikasi Financial Management Information System (FMIS), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pejabat pengelola keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Bolmut, melalui aplikasi Simda Next-G, yang dipusatkan di hotel Arya duta manado 12 Januari sampai dengan 13 Januari 2022.

Wakil Bupati Bolmut, Drs. Hi. Amin Lasena, MAP. dalam sambutan pembukaan kegiatan, mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan APBD tahun 2022 telah ditegaskan oleh kementrian dalam negeri bahwa, bagi daerah yang mengalami kendala dalam penerapan SIPD penatausahaan keuangan, dapat melakukan proses penatausahaan diluar SIPD yang dalam pelaksanaannya tetap direkam sesuatu perundangan.

“Pemerintah Daerah sebagai pengelola keuangan dan SKPD berkewajiban menyelenggarakan sistem penatausahaan keuangan daerah. Kewajiban tersebut menimbulkan kebutuhan untuk menyesuaikan sistem informasi manajemen daerah yang sedang digunakan saat ini, dari aplikasi SIMDA yang berbasis desktop ke FMIS yang merupakan terobosan SIMDA baru berbasis website.” ucap Wabup.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, penyesuaian tersebut berdampak pada perubahan atau penyesuaian sistem penatausahaan keuangan daerah sehingga perlu mempersiapkan sumber daya aparatur yangg memadai, yang memahami betul bagaimana sistem informasi yang baru serta diimplementasikan dalam pengelolaan dan penatausahaan APBD 2022.

“Saya berharap, agar seluruh peserta yang mengikuti Bimtek ini agar dapat menerima, mempelajari dan memahami dengan baik seluruh materi yang diberikan. Sehingga dalam pelaksanaan program serta implementasi pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah melalui aplikasi FMIS ini, dapat berjalan sesuatu harapan dan tidak ditemukan kendala yang pada gilirannya nanti kita akan konsisten mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK-RI,” imbuh Wabup.

Sementara, Kepala BPKD Bolmut Sirajudin Lasena, SE. M.Ec. Dev, menyebut, tujuan utama dari penyelenggaraan Bimtek ini adalah sebagai sarana alih pengetahuan dan implementasi modul FMIS yang telah dikembalikan oleh BPKP dan sudah diterapkan di beberapa pemerintah daerah.

Sirajudin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta Bimtek yang telah hadir.

“Diharapkan para peserta aktif dalam diskusi dan dapat memberikan masukan-masukan atas kelemahan dan kelebihan dari FMIS sebagai bahan masukan kepada tim pengembang di pusat,” harap Lasena.

(Awal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here