Masih Ada Perusahaan di Bolmong yang Tidak Menerapkan UMP

0
114
Masih Ada Perusahaan di Bolmong yang Tidak Menerapkan UMP
Gambar Ilustrasi UMP

BOLMORA.COM, BOLMONG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menindak lanjuti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di tahun 2020.

Kenaikan UMP sebesar Rp3.310.723, mengacu pada surat edaran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, terkait penetapan UMP tahun 2020.

Diketahui, kenaikan UMP dari Rp3.051.076 menjadi Rp 3.310.723, ini diatur dan ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sulut Nomor: 408 Tahun 2019.

Menurut Kepala Disnakertrans Bolmong Ramlah Mokodongan, pihaknya sudah menindaklanjuti surat edaran gubernur terkait kenaikan UMP, sejak bulan Desember 2019 lalu.

“Kami sudah menyurat ke semua perusahaan yang ada di Bolmong, terkait kenaikan UMP,” ujarnya.

Dikatakan, setiap perusahaan wajib membayar gaji karyawan sesuai dengan ketentuan UMP.

“Setiap karyawan bisa melapor ke Disnakertrans Bolmong, jika gaji tidak sesuai UMP,” imbau Ramlah.

Dari penelusuran awak media, beberapa perusahaan seperti koperasi tidak menerapkan UMP sebagaimana edaran Gubernur Sulut. Kendati banyak karyawan yang dibayar di bawah standar, namun hingga kini tidak ada yang mengeluh. Mereka menerima saja.

Rian, salah seorang yang bekerja di salah satu koprasi misalnya, mengaku rela menerima upah murah karena tidak ada pilihan lain.

“Ketimbang tidak dapat pekerjaan, lebih baik menerima,” katanya.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here