Disdik Bolmong Tekan Angka Putus Sekolah Hingga 707 Siswa
BOLMORA.COM, BOLMONG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus menekan angka putus sekolah.
Berdasarkan data yang diolah tahun 2017 oleh Disdik Bolmong, angka Siswa Putus Sekolah (SPS) mencapai 927, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. Sementara di tahun 2018, Disdik Bolmong berhasil menekan angka SPS menjadi 220 dari berbagai jenjang pendidikan.
“Waktu saya masuk di Disdik Bolmong pada tahun 2017, angka SPS mencapai 927. Namun, di tahun 2018 angka SPS menurun hingga 220. Ini menandakan 707 siswa sudah lanjut sekolah,” ungkap Kepala Disdik Bolmong Renty Mokoginta, Rabu (23/1/2018).
Menurutnya, penurunan secara signifikan ini terjadi karena Disdik Bolmong merangkul SPS untuk mengikuti program ujian paket A atau setara dengan Sekolah Dasar (SD), Paket B atau setara dengan dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Paket C atau setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kami merangkul SPS di Bolmong untuk mengikuti program Paket A, B dan C, dengan harapan anak yang putus sekolah bisa memperoleh ijazah setara SD, SMP dan SMA,” katanya.
Program ini tentunya sangat berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) di Bolmong. Sebagaimana data dari Badan Pusat Statistik IPM, di tahun 2017 hanya 65,07. Sementara itu di tahun 2018 ini IPN naik menjadi 66,08.
“Peningkatan IPM dari tahun 2017 ke tahun 2018, menurut saya itu peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini juga berkat kerja keras Disdik Bolmong ,” ujar Renty.
(agung)



