BOLMORA, HUKRIM – Sebanyak 559 personel aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan kerusuhan yang terjadi di depan rumah dinas (Rudis) Wali Kota Kotamobagu, Rabu (17/1/2018) siang tadi.
Massa yang meggelar aksi demo yang berujung kerusuhan tersebut merupakan massa dari salah satu calon wali kota yang menolak keputusan KPU Kota Kotamobagu, yang memenangkan salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.
Saat aksi tersebut, tiga orang pendemo ditembak oleh aparat kepolisian. Kapolres Bolmong AKBP Fernando Gani Siahaan, SIK, saat ditemui mengatakan, kegiatan tersebut merupakan simulasi dalam rangka pengamanan Pilwako 2018.(me2t)
Berikut videonya:
